Rabu, 06 November 2013

Story about us


MASA PUTIH ABU
Masa remaja, adalah masa putih abu abu yang banyak sekali kenangan. Tentang segala hal ada di masa ini, kebersamaan, persahabatan, percintaan bahkan kenakalan itu semua takkan bisa terlupakan dan mungkin takkan bisa terulang. Dan masa putih abu abu ini aku lalui di SMAN 11 YOGYAKARTA. Disinilah aku, berbagi dalam segala hal. Canda tawa selalu mengiringi langkahku bersama teman teman seperjuangan.  Tugas, takkan seringan ini tanpa ada teman. Aku bersyukur memiliki teman teman yang bisa membuat aku  mengerti. Beginilah remaja yang bebas mengekspresikan hidupnya sebelum semua itu terbawa oleh waktu yang terus bergulir. Saat ini aku hanya ingin menikmati sisa kebersamaanku dengan mereka. Karena aku tau sebentar lagi kita takkan sejalan lagi, bukan satu tujuan lagi. Tapi disisa waktu  kita masih bisa bergandeng tangan kawan dan berdoa untuk satu tujuan yaitu “LULUS” mungkin tinggal ini tujuan kita saat ini . Setelah mengarungi berbagai tujuan UTS, UAS , dan sekarang adalah final dari perjuangan kita. Aku ingin perjuangan kita terbayar dengan sebuah kegembiraan. Yang akan membuat sejarah untuk SMAN 11 Yogyakarta. LULUS  dengan hasil yang sangat memuaskan.
Bergegaslah kawan sambut masa depan kita. Dan buatlah sejarah, sehingga kebersamaan kita bukan hanya menjadi sebuah kenangan. Lembaran baru kita sebentar lagi kan terbuka. Dan buku putih abu-abu harus terpaksa tertutup. Menjadi pribadi yang lebih dewasa, dan mulai menantang hidup yang sesungguhnya. Kamu tahu, setiap memori tlah terekam dalam otak ini. Seperti kamera yang selalu merekam setiap detik  kebersamaan, persaingan mendapatkan nilai yang terbaik, atau saat kenakalan itu terjadi. Tertawa bersama, stres bersama, menyanyi bersama, melakukan kegilaan bersama di sekolah. Dunia ini seakan hanya ada kita.
Suatu saat aku akan merindukan kenangan yang takkan terulang lagi..

Minggu, 02 Juni 2013

Pariwisata Kuliner


Indonesia memiliki banyak sekali makanan yang khas. Di bagian bagian daerah indonesia pasti memiliki makanan yang khas contohnya masakan Aceh. Jika anda ingin menikmati masakan aceh, tidak usah jauh jauh ke aceh. Karena di Yogyakartapun terdapat restaurant khas Aceh.  Rumah makan Bungon joempa adalah tempat makanan yang menyediakan makanan khas dari daerah aceh.  Makanan makanan ini memiliki cita rasa yang lain dari pada yang lain. Karena mengandung banyak rempah-rempah.  Menu menu dari tempat makan ini adalah untuk Desert anda bisa memilih Roti cane, martabak. Jika anda ingin memakan hidangan utama anda bisa memilih Mie aceh atau hidangan khas lainnya. Bukan hanya itu disini juga memiliki minuman yang khas yaitu teh tarik. Teh ini sangat menarik karena rasa dan cara pembuatannya yang atraktif.
Untuk harga relatif terjangkau untuk semua kalangan, Roti Cane di bandrol dari mulai Rp.6000,00 - Rp.15.000,00, Varian Martabak Aceh mulai dari Rp.7.000,00-Rp.13.500,00, Minuman atau Aneka Juice mulai dari Rp.2.500,00-Rp.9.000,00, Mie Aceh mulai Rp.7.500,00, Nasi Goreng Diberi harga mulai dari Rp.8.000,00, Golongan Nasi Lauk dan Nasi Gurih harganya mulai dari Rp.6.500,00-Rp.13.500,00. Cukup kompromi bukan ? Jadi, jangan mau ketinggalan untuk mencicipi sajian menu di Bungong Jeumpa yang bisa membangkitkan kecintaan anda pada kuliner nusantara.
Bukan hanya makanan yang menarik, tapi juga nuansa rumah makan yang sangat menonjolkan kebudayaan aceh. Mulai dari tatanan makanan hingga arsitekturnya. Jika anda ingin bertandang disini anda bisa datang ke Jl  R. W. Monginsidi 40B (Belakang Borobudur Plaza) 


selamat mencoba :) 

Rabu, 29 Mei 2013

Rabu, 10 April 2013

Entahlah


Saat hati masih berada di kesunyian
Jiwa ini tak bisa mengadu pada apapun
Waktupun takkan bisa menolong
Manakala hati menangis, tak rela ini terjadi

Hanya diam yang tahu isi hati
Diam melihatmu besamanya..
Diam menyimpan perasaan yang tak bisa berubah
Meski waktu menganggapku pecundang

Takdir, jika kamu pangeran takdirku
Kau takkan bersamanya, dan aku takkan menangis
Bersama melewati hari dengan tawa
Namun , malampun enggan memberikanku ..
Meskipun itu hanya dalam mimpi



Jumat, 05 April 2013

Tentang apa ya???


Cinta, andaikan aku bisa membacamu. Andaikan ini semudah yang aku bayangkan. Mungkin aku takkan sesakit ini. Sehancur ini, dan andai mengikhlaskan adalah hal yang mudah aku akan ikhlas. Atau mengalah adalah hal yang biasa, aku akan mengalah. Cinta, andaikan aku bisa menemukan dimana kamu berada. Mungkin aku takkan menyakitinya dan takkan biarkan diriku tersakiti untuk apa yang bukan milikku. Mengapa cinta begitu rumit, bagaikan benang yang sudah lama tak terurus.
            Jika move on adalah hal yang baik, kenapa begitu sulit. Atau melupakanmu adalah hal yang terbaik, kenapa malah tidak bisa terlupakan. Andai cinta sesimple mengatakan kata heii, mungkin akan jauh lebih mudah. Cinta, sebenernya siapa kamu? Apakah  andai, jika atau mungkin ? . mengapa semua begitu nyata tanpa ada wujud.
            Rangkaian kata yang entah berasal darimana. Cinta, wujud kata yang mempunyai akibat luar biasa. Aku tak pernah mengenal cinta, atau aku memang belum mengenal apa itu cinta sebenarnya. Cinta itu tak bersyarat, tak mempunyai alasan hanya perasaan mngalir begitu saja. Aku hanya bisa mendeskripsikan tapi aku tak pernah mengenal itu sendiri. Sering bertanya pada diri sendiri apakah aku pernah merasakannya. Mungkin iya, tapi untuk orang yang bukan milikku. Aku masih takut mengatakan cinta, karena aku takut terjatuh. Semua ini butuh waktu, mencintai, melupakan,dicintai, memahami itu semua soal waktu.  Tapi untuk mengisi adalah soal hati.
            Hati jika hati ini tidak memilih. Andai saja jantung ini tak berdetak cepat saat kamu melihatku dengan tatapan yang lain atau saat kamu tersenyum yang seolah olah senyum itu hanya untukku. Andai saja hati ini tak senyaman saat kamu menyentuh kepalaku dengan sentuhan yang lain mungkin semua takkan serumit ini. Mungkin rasa ini takkan berkembang dan berhenti. Tapi semua hanya waktu yang bisa menjawab entah sampai kapan  rasa ini kan terus berkembang meski aku tahu hatimu tlah ada yang memiliki. Maafkan semua rasa ini yang hadir di waktu yang tidak tepat.
Aku tak ingin kamu tau, biar semua ini tersimpan dengan rapi. Dan tersembunyikan oleh keadaan hingga lenyap ditelan waktu. Jika suatu saat kamu tahupun, satu pintaku jangan kau coba tanyakan kembali rasa yang akan mati. Dan dengan tanganku sendiri aku akan membunuhnya sekuat tenaga. Entah dengan apa dan bagaimana caranya. Karena mulai saat ini kenangan yang berhubungan dengan dirimu kan kupendam di dasar hatiku yang paling gelap dan lembab. 

Jumat, 01 Februari 2013

Benang Penghubung


Cinta, awalnya aku gak pernah tau apa itu cinta. Sebuah kebersamaan, ataukah kebahagiaan yang dirasakan dua insan. Cinta pertama, dari situ aku mulai menganal arti cinta. Bukan suatu kebahagiaan saja, tapi juga kenyamanan.
Saat aku kecil dulu. Aku mempunyai pangeran, seorang pangeran yang selalu melindungiku. Kenapa aku anggep dia pangeran? Karena aku suka bermain sebuah cerita seperti dalam dunia dongeng. Aku masih inget kalau dia pengen jadi pangeran yang bisa membangunkan putri tidur. Tapi sayang aku gak ingin menjadi seorang putri. Aku inginnya menjadi seorang musketer yang membela kebenaran. Masa itu begitu cepat berlalu. Dan semua itu kini hanyalah memori. Yah, aku dan pangeran itu mulai dewasa. Dan akhirnya dia pergi tanpa kabar. Selama 6 tahun aku menunggu pangeran itu kembali. Ternyata ia tak kunjung datang. Mungkin dia telah menemukan putri tidurnya, dan itu bukan aku. Kerinduan itu, kenangan itu selalu menghantuiku. Jejak kenangan itu belum terhapus. Walaupun sudah 6 tahun berlalu. Dan aku harus lupakan harapanku tuk kembali ke masa terindah, masa anak-anakku.
“Pangeran.. apakah kamu sudah menemukan, putri tidurmu?”
Hari ini adalah hari dimana aku memasuki tahun ajaran SMPku. Dan aku berjanji akan melupakan semua kenangan yang sudah membuatku berhenti berjalan. Cinta itu memang rumit, sebenernya aku sudah menemukan seseorang yang tulus menyayangiku. Sulit bagiku menyayangi orang lain dengan bayang-bayang pangeran itu telah membutakan semua. Bahkan melawan akal sehatku sendiri. Menanti seorang yang gak tau kemana. Tanpa ada kabar, ataupun komunikasi, dia hilang.
Di awal kelas VII aku akan mencoba beberapa kesibukan. Entah osis ataupun apapun akan aku lakuin. Sampai kenangan itu gak akan datang menghantui aku. Hari pertama pendaftaran osis. Aku mencoba ikut, dan menguatkan ambisiku untuk bergabung di organisasi.
“ Nama kamu siapa?” tanya kakak kelas
“ Tari kak”
“ apa motivasimu ikut, osis”
“ untuk menambah pengalaman kak”
Setengah jam aku berada diruangan osis. Dan saat aku keluar, aku berpapasan dengan seorang cowok. Anehnya jantungku berdetak cepat saat dia melewatiku. Dan samar-samar aku mendengar namanya, “Randi” itu namanya.
Ternyata untuk menjadi anggota osis memang gak semudah yang dibayangkan. Aku harus mengikuti berbagai macam tes dan melakukan yang terbaik agar aku bisa masuk. Tapi di tes ini aku merasa bahagia, karena aku harus berkelompok dengan Randi yang ternyata kakak kelasku. Aneh, semakin aku liat dia aku jadi inget pangeran kecilku. Gak mungkin nama dia kan Randi bukan Yusuf, beda agama pula. Yah, hari pengumuman sudah tiba aku masuk menjadi anggota osis begitupun dengan kak Randi. Ha, kenapa harus mikirin dia.
Setelah masuk osis setengah bulan aku mencoba membaur dengan banyak orang. Selain temen sekelas, kini aku harus bisa membaur dengan kakak kelas termasuk Randi. Tapi gak masalah aku mulai nyaman dengan keadaan ini. Dari sinilah aku mulai deket sama kak Randi.  Bahas program, bahas acara, rasanya menyenangkan. Mungkin aku mulai jatuh cinta, dan mulai bisa melupakan pangeran kecilku. Namun, kebahagiaan itu hancur ketika aku tahu dia pacaran dengan temen seangkatanku. Sakit rasanya, memang sih dia cantik, seorang model, sexy lebih baik dibanding aku. Tapi sudahlah, aku saja yang terlalu berharap dengannya.
Sudah satu bulan aku gak pernah berada di osis. Untuk saat ini, aku ingin melupakan dia. Mungkin dengan gak pernah ketemu aku bisa menghapus perasaan ini. Saat aku di kelas sendiri, tiba tiba kak Randi datang.
“ Tar”
Aku melongok, ternyata kak randi
“ iya kak ada apa?
“ kamu kenapa? Kok gak pernah ke Osis lagi”
“ oh maaf kak aku sibuk”
“oh yaudah, aku kangen omelanmu makanya aku ke sini” dan diapun pergi. Aku hanya diam di bangkuku sambil melihat punggung kak randi yang mulai menghilang. Tersanjung sih, mendengar ucapan kakak tadi. Apaan sih diakan udah punya pacar. 
Esoknya aku mendengar kabar Kak Randi putus. Rasanya seneng, tapi jahat banget ya kayaknya. Tiba tiba hpku berdering ada sms dari Kak Randi dia mau ajak aku makan. Berharap hari ini adalah my lucky day. Siapa tahu aku akan ditembak dia.
Sore ini aku berjalan jalan ditaman dengan dia. Kita berdua makan es krim, ada banyak kesamaan antara dia dan pangeran kecilku dulu. Salah satu kesamaannya mereka sama-sama gak bisa makan es krim. Aku gak tahu apakah ini sebuah kebetulan atau apa. Hari ini, hari yang gak akan aku lupakan dia, dan aku juga matahari yang akan tenggelam. Di sebuah taman yang indah, dengan bunga-bunga berwarna warni. Kami tenggelam bersama di tempat yang indah dan situasi yang menyenangkan.
Sekarang aku mulai dekat dengan dia. Seperti gak ada jarak, sekarang dia gak canggung lagi mengacak acak rambutku. Semuanya tercipta dengan begitu saja. Walau dia gak nembak-nembak aku tapi aku merasa sempurna walau tanpa pengakun sekalipun.
Besok, adalah hari Ujian. Aku memang parah dengan pelajaran yang menggunakan logika. Kayaknya aku harus minta bantuan kak Randi buat ngajarin aku.
“ Kak mau jadi guru lesku gak?”
“ Pelajaran apa?”
“ Matematika”
“ Oh Oke kapan?”
“ besok gimana, dirumahku aja”
“ oke “      
Baru kali ini rasanya aku gugup mikirin besok. Pake baju apa ya? Harus bagus nih. Ha, padahal Cuma belajar bareng kenapa bisa segugup ini sih.
Esok akhirnya datang juga. Untuk pertama kalinya dia akan ke rumahku. Aku langsung merapikan semua sudut rumahku. Seisi rumahpun juga bingung karena aku mendadak rajin membersihkan rumah gak seperti biasanya. Setelah semuanya beres dia datang.
Dimulailah belajar barengnya, tapi dasar keluargaku. Mereka malah nimbrungin aku belajar ada tanteku juga pula. Tapi salah satu tanteku ternyata kenal dengan Randi, dan langsung saja nyelonong bilang “Yusuf kok disini? “ tanteku emang ngaco mana mungkin dia Yusuf. Tapi ternyata dia mengangguk. Drama apa ini kenapa semua mendadak begitu alay. Aku speechles mana mungkin dia pangeran. “kamu masih inget sama tari?” pertanyaan yang menegangkan aku penasaran apa yang akan dia jawab. Tapi sayangnya dia gak menjawab apa-apa dia hanya tersenyum kecil. Jawaban yang tidak aku harapkan.
Malam itu seperti malam pembongkaran sebuah rahasia. Bagaimana bisa aku menemukan pangeranku dengan ketidak sengajaan. Aku senang dia kembali. Walau sebuah tamparan besar karena sekarang kita berbeda keyakinan. Aku gak tau apa yang aku rasakan setelah ku menemukannya senang atau sedih.
Setelah mengetahui semua itu aku jadi semakin dekat dengan dia. Dan akhirnya diapun menembak aku. Di malam tahun baru, dia memberikan lolipop love yang bertuliskan “would you be my girl?” hatiku dan kembang api rasanya gak jauh beda. Benar-benar ingin meledak karenanya. Kini aku gak menjadi pengawal pangeran lagi, tapi sudah menjadi putri yang akan dia lindungi. Entah sampai kapan itu. Seperti sebuah benang yang menghubungkan. Kau dan Aku kan saling berhubungan.
Entah sampai kapan itu, aku pun tak tau 

Rabu, 19 Desember 2012


Seperti meledak meledak aku mengingatmu
Seperti terhanyut dalam senyummu..
Aku hanya bisa melihatmu,,
Tak masalah untukku, meski terlupakan

Entah perasaan apa ini..
Sejak kapan kau hadir dalam hatiku
Saat melihat matamu..
Aku melihat bintang bersinar terang.

Kau seperti coklat yang melumer dengan manis..
Aku akan menunggu senyum manismu..
Apakah takdir cinta itu kamu..
Aku tak tahu, biarkan jadi rahasia..

Meski terlupakan..
Kau tetap bintangku your my star
.